Apa yang Bisa Dilakukan Masyarakat Indonesia untuk Gaza dan Pembebasan Al-Aqsa?
Maemuna Center Indonesia menegaskan bahwa Palestina bukanlah isu sesaat yang hanya diperjuangkan ketika sedang viral. Perjuangan untuk Gaza dan pembebasan Masjid Al-Aqsa adalah jalan panjang yang menuntut konsistensi, kesadaran, dan keberpihakan yang nyata dari masyarakat Indonesia.
Dalam situasi krisis kemanusiaan yang terus berlangsung, empati tidak boleh berhenti pada perasaan semata. Kepedulian harus diwujudkan melalui ibadah yang istiqamah, amal nyata yang berkelanjutan, peningkatan ilmu dan kesadaran, serta keberanian bersuara dan bersikap di ruang publik.
1. Menguatkan dari Ibadah dan Doa
Pembelaan seorang Muslim selalu bermula dari hubungan dengan Allah. Doa khusus untuk Palestina dan Masjid Al-Aqsa dianjurkan untuk disisipkan dalam setiap salat fardhu, tahajud, dan witir. Qunut Nazilah, memperbanyak istighfar dan shalawat, serta puasa sunnah diniatkan sebagai bentuk ketundukan dan permohonan pertolongan bagi umat Islam yang tertindas.
Sebagaimana ditegaskan, “Doa bukan pelarian. Ia adalah bentuk perlawanan orang beriman.”
2. Menguatkan dengan Amal Nyata
Empati tanpa aksi hanya akan berhenti di hati. Masyarakat diajak untuk memberikan donasi berkelanjutan guna mendukung pembangunan fasilitas vital di Gaza, seperti rumah sakit, klinik ibu dan anak, serta layanan kesehatan darurat. Amal yang konsisten, meski kecil, menjadi fondasi keberlangsungan hidup para korban, khususnya perempuan dan anak-anak.
3. Menguatkan dengan Ilmu dan Kesadaran
Isu Palestina tidak cukup dibela dengan emosi. Penting bagi masyarakat untuk mempelajari sejarah Palestina dan Al-Aqsa secara utuh, melawan disinformasi dengan fakta yang benar, serta membagikan konten edukatif yang bermartabat. Kesadaran kolektif adalah fondasi perlawanan jangka panjang.
4. Menguatkan dengan Suara dan Sikap
Diam di tengah krisis kemanusiaan bukanlah sikap netral. Solidaritas perlu disuarakan, baik di ruang publik maupun digital. Mendukung kebijakan dan gerakan yang berpihak pada nilai kemanusiaan, serta mendidik keluarga dan anak-anak tentang Palestina dengan cara yang beradab, adalah bagian dari tanggung jawab moral bersama.
Maemuna Center mengingatkan bahwa jalan ini mungkin panjang dan tidak selalu terlihat. Namun, kepedulian tidak boleh surut hanya karena isu tidak lagi viral.
“Doa adalah awal. Aksi adalah bukti.”
“Jika kita belum bisa membebaskan Al-Aqsa, jangan sampai kita meninggalkannya.”
Palestina bukan isu musiman. Tetaplah peduli meski tidak viral, tetaplah berbuat meski tidak terlihat, dan tetaplah istiqamah meski jalan ini panjang.
Untuk informasi lengkap dan donasi resmi pembangunan RSIA Indonesia di Gaza, kunjungi 👉 https://rsiaindonesiadigaza.com



Post a Comment